Maret 03, 2009

Hasil Surfing....



Apa Tuhan Itu Ada?

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di negeri
paman Sam kembali ke tanah air. Sesampainya dirumah ia
meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang
Guru agama, kiai atau siapapun yang bisa menjawab 3
pertanyaannya. Akhirnya Orang tua pemuda itu
mendapatkan orang tersebut.
Pemuda: Anda siapa? Dan apakah bisa menjawab
pertanyaan-pertanyaan saya?

Kyai: Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya
akan menjawab pertanyaan anda

Pemuda: Anda yakin? sedang Profesor dan banyak
orang pintar saja tidak mampu menjawab
pertanyaan saya.

Kyai: Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya

Pemuda: Saya punya 3 buah pertanyaan

1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukan
wujud Tuhan kepada saya
2. Apakah yang dinamakan takdir
3. Kalau syetan diciptakan dari api kenapa
dimasukan ke neraka yang dibuat dari
api,tentu tidak menyakitkan buat syetan
Sebab mereka memiliki unsur yang sama.
Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?



Tiba-tiba Kyai tersebut menampar pipi si Pemuda
dengan keras.

Pemuda (sambil menahan sakit): Kenapa anda marah
kepada saya?

Kyai: Saya tidak marah...Tamparan itu adalah
jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda
ajukan kepada saya

Pemuda: Saya sungguh-sungguh tidak mengerti

Kyai: Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda: Tentu saja saya merasakan sakit

Kyai: Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?

Pemuda: Ya

Kyai: Tunjukan pada saya wujud sakit itu !

Pemuda: Saya tidak bisa

Kyai: Itulah jawaban pertanyaan pertama: kita
semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu
melihat wujudnya.

Kyai: Apakah tadi malam anda bermimpi akan
ditampar oleh saya?

Pemuda: Tidak

Kyai: Apakah pernah terpikir oleh anda akan
menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?

Pemuda: Tidak

Kyai: Itulah yang dinamakan Takdir

Kyai: Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan
untuk menampar anda?

Pemuda: kulit

Kyai: Terbuat dari apa pipi anda?

Pemuda: kulit

Kyai: Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda: sakit

Kyai: Walaupun Syeitan terbuat dari api dan Neraka
terbuat dari api, Jika Tuhan berkehendak
maka Neraka akan Menjadi tempat menyakitkan
untuk syeitan.

Source: www.icmi.or.id


Nasihat-Nasihat Rasulullah S.A.W

Seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah s.a.w. :

Dia berkata: Aku ingin menjadi orang yang alim.
Baginda s.a.w. menjawab : Takutlah kepada Allah maka engkau akan jadi orang yang alim

Dia berkata: Aku ingin menjadi orang paling kaya
Baginda s.a.w. menjawab : Jadilah orang yang yakin pada diri sendiri maka engkau akan jadi orang paling kaya.

Dia berkata: Aku ingin menjadi orang yang adil.
Baginda s.a.w. menjawab : Kasihanilah manusia yang lain sebagaimana engkau kasih pada diri sendiri maka jadilah engkau seadil-adil manusia.

Dia berkata: Aku ingin menjadi orang yang paling baik.
Baginda s.a.w. menjawab : Jadilah orang yang berguna kepada masyarakat maka engkau akan jadi sebaik-baik manusia.

Dia berkata: Aku ingin menjadi orang yang istimewa di sisi Allah.
Baginda s.a.w. menjawab : Banyakkan dzikrullah niscaya engkau akan jadi orang istimewa di sisi Allah.

Dia berkata: Aku ingin disempurnakan imanku.
Baginda s.a.w. menjawab : Baikkanlah akhlakmu niscaya imanmu akan sempurna.

Dia berkata: Aku ingin termasuk dalam golongan mereka yang taat.
Baginda s.a.w. menjawab : Tunaikan segala kewajiban yang difardhukan maka
engkau akan termasuk dalam golongan mereka yang taat.

Dia berkata: Aku ingin berjumpa Allah dalan keadaan bersih dari dosa.
Baginda s.a.w. menjawab : Bersihkan dirimu dari dosa niscaya engkau akan menemui Allah dalam keadaan suci dari dosa.

Dia berkata: Aku ingin dihapuskan segala dosaku.
Baginda s.a.w. menjawab : Banyaklah beristighfar niscaya akan dihapuskan (kurangkan ) segala dosamu.

Dia berkata: Aku ingin menjadi semulia-mulia manusia.
Baginda s.a.w. menjawab : Jangan berprasangka pada orang lain niscaya engkau akan jadi semulia-mulia manusia.

Dia berkata: Aku ingin menjadi segagah-gagah manusia.
Baginda s.a.w. menjawab : Senantiasa berserah diri (tawakkal) kepada Allah
niscaya engkau akan jadi segagah-gagah manusia.

Dia berkata: Aku ingin dimurahkan rezeki oleh Allah.
Baginda s.a.w. menjawab : Senantiasa berada dalam keadaan bersih (dari
hadast) niscaya Allah akan memurahkan rezeki kepadamu.

Dia berkata: Aku ingin termasuk dalam golongan mereka yang dikasihi oleh
Allah dan rasulNya.
Baginda s.a.w. menjawab : Cintailah segala apa yang disukai oleh Allah dan
rasulNya maka engkau termasuk dalam golongan yang dicintai oleh Mereka.

Dia berkata: Aku ingin diselamatkan dari kemurkaan Allah pada hari qiamat.
Baginda s.a.w. menjawab : Jangan marah kepada orang lain niscaya engkau akan selamat dari kemurkaan Allah dan rasulNya.

Dia berkata: Aku ingin diterima segala permohonanku.
Baginda s.a.w. menjawab : Jauhilah makanan haram niscaya segala permohonanmu akan diterimaNya.

Dia berkata: Aku ingin agar Allah menutupkan segala keaibanku pada hari qiamat.
Baginda s.a.w. menjawab : Tutupilah keburukan orang lain niscaya Allah akan menutup keaibanmu pada hari qiamat.

Dia berkata: Siapa yang selamat dari dosa?
Baginda s.a.w. menjawab : Orang yang senantiasa mengalirkan air mata
penyesalan, mereka yang tunduk pada kehendakNya dan mereka yang ditimpa
kesakitan.

Dia berkata: Apakah kebaikan terbesar di sisi Allah?
Baginda s.a.w. menjawab : Baik budi pekerti, rendah diri dan sabar menghadapi cobaan Allah.

Dia berkata: Apakah kejahatan terbesar di sisi Allah?
Baginda s.a.w. menjawab: Buruk akhlak dan sedikit ketaatan.

Dia berkata: Apakah yang meredakan kemurkaan Allah di dunia dan akhirat ?
Baginda s.a.w. menjawab : Sedekah dalam keadaan sembunyi dan penghubungkan persaudaraan.

Dia berkata: Apakan yang akan memadamkan api neraka pada hari qiamat?
Baginda s.a.w. menjawab : Sabar di dunia dengan bala dan musibah.

Kata-kata Habib Al-Ajami: " Buangkanlah rasa iri hati dari dalam dadamu terhadap orang lain. Tutupilah matamu dari kesenangan dunia. Sedarilah bahwa penderitaan adalah suatu pemberian yang sangat bernilai dan berharga. Sedarilah bahawa Allah menentukan setiap sesuatu".


Salah satu alasan kenapa kita harus baca Al Qur'an ?

Why do we read Quraan, even if we can't understand a single Arabic word ?
Mengapa kita membaca AlQuran meskipun kita tidak mengerti satupun artinya ?

This is a beautiful story :
Ini suatu cerita yang indah :

An old American Muslim lived on a farm in the mountains of eastern Kentucky with his young grandson. Each morning Grandpa wakeup early sitting at the kitchen table reading his Quran.

Seorang Muslim tua Amerika bertahan hidup di suatu perkebunan di suatu pegunungan sebelah timur Negara bagian Kentucky dengan cucu lelakinya yg masih muda. Setiap pagi Kakek bangun lebih awal dan membaca Quran di meja makan di dapurnya.


His grandson wanted to be just like him and tried to imitate him in every way he could. One day the grandson asked, "Grandpa! I try to read the Qur'an just like you but I don't understand it, and what I do understand I forget as soon as I close the book. What good does reading the Qur'an do?"

Cucu lelaki nya ingin sekali menjadi seperti kakeknya dan mencoba untuk menirunya dalam cara apapun semampunya. Suatu hari sang cucu nya bertanya, " Kakek! Aku mencoba untuk membaca Qur'An seperti yang kamu lakukan tetapi aku tidak memahaminya, dan apa yang aku pahami aku lupakan secepat aku menutup buku. Apa sih kebaikan dari membaca Qur'An?

The Grandfather quietly turned from putting coal in the stove and replied, "Take this coal basket down to the river and bring me back a basket of water."

Dengan tenang sang Kakek dengan meletakkan batubara di tungku pemanas sambil berkata , " Bawa keranjang batubara ini ke sungai dan bawa kemari lagi penuhi dengan air."

The boy did as he was told, but all the water leaked out before he got back to the house.

Maka sang cucu melakukan seperti yang diperintahkan kakek, tetapi semua air habis menetes sebelum tiba di depan rumahnya.

The grandfather laughed and said, "You'll have to move a little faster next time," and sent him back to the river with the basket to try again. This time the boy ran faster, but again the bas ket was empty before he returned home.

Kakek tertawa dan berkata, "Lain kali kamu harus melakukukannya lebih cepat lagi," Maka ia menyuruh cucunya kembali ke sungai dengan keranjang tsb untuk dicoba lagi. Sang cucu berlari lebih cepat, tetapi tetap, lagi2 keranjangnya kosong sebelum ia tiba di depan rumah.

Out of breath, he told his grandfather that it was impossible to carry water in a basket, and he went to get a bucket instead. The old man said, "I don't want a bucket of water; I want a basket of water.

Dengan terengah-engah, ia berkata kepada kakek nya bahwa mustahil membawa air dari sungai dengan keranjang yang sudah bolong , maka sang cucu mengambil ember sebagai gantinya.
Sang kakek berkata, " Aku tidak mau satu ember air ; aku hanya mau satu keranjang air.

You're just not trying hard enough," and he went out the door to watch the boy try again. At this point, the boy knew it was impossible, but he wanted to show his grandfather that even if he ran as fast as he could, the water would Leak out before he got back to the house.

Ayolah, usaha kamu kurang cukup," maka sang kakek pergi ke luar pintu untuk mengamati usaha cucu laki-lakinya itu. Cucu nya yakin sekali bahwa hal itu mustahil, tetapi ia tetap ingin menunjukkan kepada kakek nya, biar sekalipun ia berlari secepat-cepatnya, air tetap akan bocor keluar sebelum ia sampai ke rumah.

The boy again dipped the basket into river and ran hard, but when he reached his grandfather the basket was again empty. Out of breathe, he said, "See Grandpa, it's useless!" "So you think it is useless?"

Sekali lagi sang cucu mengambil air ke dalam sungai dan berlari sekuat tenaga menghampiri kakek, tetapi ketika ia sampai didepan kakek keranjang sudah kosong lagi. Sambil terengah-engah ia berkata, " Lihat Kek, percuma!" " Jadi kamu pikir percuma?"

The old man said, "Look at the basket." The boy looked at the basket and for the first time realized that the basket was different. It had been transformed from a dirty old coal basket and was now clean, inside and out.

Kakek berkata, " Lihatlah keranjangnya. " Sang cucu menurut, melihat ke dalam keranjangnya dan untuk pertama kalinya menyadari bahwa keranjang itu sekarang berbeda. Keranjang itu telah berubah dari keranjang batubara yang tua kotor dan kini bersih, luar dalam. "

"Son, that's what happens when you read the Qur'an. You mi ght not understand or remember everything, but when you read it, you will be changed, inside and out. That is the work of Allah in our lives.

"Cucuku, hal itulah yang terjadi ketika kamu membaca Qur'An. Kamu tidak bisa memahami atau ingat segalanya, tetapi ketika kamu membaca nya lagi, kamu akan berubah, didalam dan diluar dirimu .


" If you feel this email is worth reading, please forward to your contacts/friends. Prophet Muhammad ( p.b.u.h) says: "The one who guides to good will be rewarded equally"

Jika kamu merasa email ini patut dibaca, maka lanjutkanlah ke teman-temanmu. Seperti sabda Nabi Muhammad( SAW) :
" Bagi siapa saja yang membawa kebaikan maka akan mendapat ganjarany yang sama "
From : Unknown Writer


Tersenyumlah

Jika Anda gundah gulana, diselimuti rasa resah dan sedih, maka tersenyumlah, barangkali dengan demikian dosa-dosa Anda terampuni.


Jika Anda merasa sebagai orang yang miskin dan merasakan pedihnya lilitan kebutuhan, maka tersenyumlah, barangkali kemiskinan ini lebih baik bagi Anda. Barangkali kemiskinan ini justru menghindarkan Anda dari kesombongan atas kekayaan, kemewahan, dan dari fitnah dunia.


Jika Anda sakit dan hanya bisa berbaring di atas kasur, serta hanya ditemani ranjang putih, maka tersenyumlah, karena sakit merupakan sarana penyucian bagi kesalahan-kesalahan Anda, obat bagi hati Anda, dan saat yang terbaik bagi Anda untuk kembali kepada Tuhan.


Jika Anda dizalimi oleh seseorang dan dihina oleh orang yang zalim, maka tersenyumlah, karena Anda adalah orang yang dizalimi bukan yang menzalimi. Pujilah Allah, sebab Dia telah melindungi Anda dengan tidak memposisikan Anda sebagai orang yang berbuat zalim tapi pada posisi Anda sendiri, yaitu orang yang dizalimi.


Jika Anda kehilangan anak Anda, juga belahan hati Anda, maka tersenyumlah, karena anak Anda akan memberi syafaat kepada Anda dan melayani Anda di telaga surgawi kelak. Dia telah pergi seiring dengan sirnanya kegelisahan yang menimpanya, sementara pahala dan balasannya akan tetap abadi untuk selamanya.


Jika Anda dipenjara secara paksa dan Anda ditempatkan di dalam sel sendirian, maka tersenyumlah, barangkali Allah swt. menghendaki Anda berada di sel tahanan untuk menghindarkan Anda dari kemaksiatan, menyelamatkan Anda dari bencana, dan melindungi Anda dari kebinasaan. Jadi, tersenyumlah selalu.


Susahkah menjadi Wanita Muslim????

Jadi ingat ama puisinya Kahlil Gibran…
“Ibu adalah keabadian bagi semua wujud..penuh
cinta dan kedamaian.”
Ketika seorang ibu melahirkan,ibuku mengatakan
sakitnya luar biasa,berjuang antara hidup dan
mati,nafas itu serasa di pangkal
tenggorokan…namun saat bayi itu keluar,
menangis pertama kali karena takut akan dunia,
merasa aman di rahim ibu, didekatkan anak
itu kepada sang ibu…seketika sakit yang luar
biasa dirasakan sang ibu hilang demi melihat
seorang makhluk mungil, buah hatinya…ia ciumi
buah hatinya,ia elus kepalanya,bayi itu berhenti
menangis, ada sang ibu yang menjaga…dua hati
itu bersatu…oleh karena itu Allah
sangatlah sayang kepada wanita.
Bukankah Islam itu indah?

Message: Kaum feminis bilang susah jadi wanita
ISLAM, lihat saja peraturan-peraturan dibawah ini:
1. Wanita auratnya lebih susah dijaga
dibanding lelaki.
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya
apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita persaksianya kurang dibanding
lelaki.
4. Wanita menerima pusaka (warisan) kurang
dari lelaki.
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan
mengandung dan melahirkan anak.
6. Wanita wajib taat kpd suaminya tetapi
suami tak harus selalu taat pada isterinya.
7. Talak terletak di tangan suami dan bukan
isteri.
8. Wanita kurang dalam beribadat karena
masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki.

Makanya kaum feminisme nggak capek-capeknya
berpromosi untuk MEMERDEKAKAN WANITA
ISLAM.
Tetapi, pernahkah kita lihat sebaliknya
(kenyataannya)?
1. Benda yang mahal harganya tentu akan
dijaga dan dibelai serta disimpan di tempat yang
teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata
tidak akan dibiarkan terserak bukan? Itulah analogi
seorang wanita Islam.
2. Wanita perlu taat kepada suami tetapi lelaki
wajib taat kepada ibunya tiga kali lebih utama dari
bapaknya. Bukankah ibu adalah seorang wanita?
3. Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki
tetapi harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak
perlu diserahkan kepada suaminya. Sebaliknya,
manakala lelaki menerima pusaka perlu
menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anaknya!
4. Wanita perlu bersusah payah mengandung
dan melahirkan anak, tetapi setiap saat dia
didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan
seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan
meninggalnya jika karena melahirkan adalah syahid.
5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan
dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita ini:
isterinya, ibunya, anak perempuannya dan
saudara perempuannya. Sebaliknya, seorang
wanita tanggungjawab terhadapnya ditanggung
oleh 4 orang lelaki ini: suaminya, ayahnya, anak
lelakinya dan saudara lelakinya.
6. Seorang wanita boleh memasuki pintu
syurga melalui pintu syurga mana pun yang
disukainya cukup degan 4 syarat saja: shalat 5
waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat suaminya
dan menjaga kehormatannya.
7. Seorang lelaki perlu pergi berjihad fisabilillah,
tetapi wanita jika taat kepada suaminya serta
menunaikan tanggung jawabnya kepada ALLAH
akan turut menerima pahala seperti pahala orang
pergi berperang fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.
Masya ALLAH… demikian sayangnya ALLAH
pada wanita… kan?



Bocah Misterius di Bulan Ramadhan

Bocah itu menjadi pembicaraan dikampung Ketapang. Sudah tiga hari ini ia mondar-mandir keliling kampung.

Ia menggoda anak-anak sebayanya, menggoda anak-anak remaja diatasnya, dan bahkan orang-orang tua. Hal ini bagi orang kampung sungguh menyebalkan.

Yah, bagaimana tidak menyebalkan, anak itu menggoda dengan berjalan kesana kemari sambil tangan kanannya memegang roti isi daging yang tampak coklat menyala.

Sementara tangan kirinya memegang es kelapa, lengkap dengan tetesan air dan butiran-butiran es yang melekat diplastik es tersebut.

Pemandangan tersebut menjadi hal biasa bila orang-orang kampung melihatnya bukan pada bulan puasa!

Tapi ini justru terjadi ditengah hari pada bulan puasa! Bulan ketika
banyak orang sedang menahan lapar dan haus. Es kelapa dan roti isi daging tentu saja menggoda orang yang melihatnya.

Pemandangan itu semakin bertambah tidak biasa, karena kebetulan selama
tiga hari semenjak bocah itu ada, matahari dikampung itu lebih terik dari
biasanya.

Luqman mendapat laporan dari orang-orang kampong mengenai bocah itu.
Mereka tidak berani melarang bocah kecil itu menyodor-nyodorkan dan memperagakan bagaimana dengan nikmatnya ia mencicipi es kelapa dan roti isi daging tersebut.

Pernah ada yang melarangnya, tapi orang itu kemudian dibuat mundur
ketakutan sekaligus keheranan.

Setiap dilarang, bocah itu akan mendengus dan matanya akan memberikan
kilatan yang menyeramkan. Membuat mundur semua orang yang akan
melarangnya.

************ *********
Luqman memutuskan akan menunggu kehadiran bocah itu. Kata orang kampung, belakangan ini, setiap bakda zuhur, anak itu akan muncul secara misterius.


Bocah itu akan muncul dengan pakaian lusuh yang sama dengan hari-hari kemarin dan akan muncul pula dengan es kelapa dan roti isi daging yang sama juga!

Tidak lama Luqman menunggu, bocah itu datang lagi. Benar, ia menari-nari
dengan menyeruput es kelapa itu. Tingkah bocah itu jelas membuat orang
lain menelan ludah, tanda ingin meminum es itu juga.

Luqman pun lalu menegurnya.. Cuma,ya itu tadi,bukannya takut, bocah itu
malah mendelik hebat dan melotot, seakan-akan matanya akan keluar.

"Bismillah.. ." ucap Luqman dengan kembali mencengkeram lengan bocah itu.
Ia kuatkan mentalnya. Ia berpikir,kalau memang bocah itu bocah jadi-jadian,
ia akan korek keterangan apa maksud semua ini.

Kalau memang bocah itu "bocah beneran" pun, ia juga akan cari keterangan,
siapa dan dari mana sesungguhnya bocah itu.

Mendengar ucapan bismillah itu, bocah tadi mendadak menuruti tarikan tangan Luqman. Luqman pun menyentak tanggannya, menyeret dengan halus bocah itu, dan membawanya ke rumah. Gerakan Luqman diikuti dengan tatapan penuh tanda tanya dari orang-orang yang melihatnya.

" Ada apa Tuan melarang saya meminum es kelapa dan menyantap roti isi daging ini? Bukankah ini kepunyaan saya?" tanya bocah itu sesampainya di rumah Luqman, seakan-akan tahu bahwa Luqman akan bertanya tentang kelakuannya. Matanya masih lekat menatap tajam pada Luqman.

"Maaf ya, itu karena kamu melakukannya dibulan puasa," jawab Luqman dengan halus,"apalagi kamu tahu, bukankah seharusnya kamu juga berpuasa? Kamu bukannya ikut menahan lapar dan haus, tapi malah menggoda orang dengan tingkahmu itu.."

Sebenarnya Luqman masih akan mengeluarkan uneg-unegnya, mengomeli anak itu. Tapi mendadak bocah itu berdiri sebelum Luqman selesai. Ia menatap Luqman lebih tajam lagi.

"Itu kan yang kalian lakukan juga kepada kami semua! Bukankah kalian yang
lebih sering melakukan hal ini ketimbang saya..?! Kalian selalu mempertontonkan kemewahan ketika kami hidup dibawah garis kemiskinan pada sebelas bulan diluar bulan puasa?

Bukankah kalian yang lebih sering melupakan kami yang kelaparan, dengan menimbun harta sebanyak-banyaknya dan melupakan kami?

Bukankah kalian juga yang selalu tertawa dan melupakan kami yang sedang menangis?

Bukankah kalian yang selalu berobat mahal bila sedikit saja sakit menyerang, sementara kalian mendiamkan kami yang mengeluh kesakitan hingga kematian menjemput ajal..?!

Bukankah juga di bulan puasa ini hanya pergeseran waktu saja bagi kalian
untuk menahan lapar dan haus?

Ketika bedug maghrib bertalu, ketika azan maghrib terdengar, kalian
kembali pada kerakusan kalian...!?"

Bocah itu terus saja berbicara tanpa memberi kesempatan pada Luqman untuk menyela. Tiba-tiba suara bocah itu berubah. Kalau tadinya ia berkata begitu tegas dan terdengar "sangat" menusuk, kini ia bersuara lirih, mengiba.

"Ketahuilah Tuan.., kami ini berpuasa tanpa ujung, kami senantiasa
berpuasa meski bukan waktunya bulan puasa, lantaran memang tak ada makanan yang bisa kami makan. Sementara Tuan hanya berpuasa sepanjang siang saja.

Dan ketahuilah juga, justru Tuan dan orang-orang di sekeliling Tuan lah
yang menyakiti perasaan kami dengan berpakaian yang luar biasa mewahnya, lalu kalian sebut itu menyambut Ramadhan dan 'Idul Fithri?

Bukankah kalian juga yang selalu berlebihan dalam mempersiapkan makanan
yang luar biasa bervariasi banyaknya, segala rupa ada, lantas kalian
menyebutnya dengan istilah menyambut Ramadhan dan 'Idul Fithri?

Tuan.., sebelas bulan kalian semua tertawa di saat kami menangis, bahkan
pada bulan Ramadhan pun hanya ada kepedulian yang seadanya pula.

Tuan.., kalianlah yang melupakan kami, kalianlah yang menggoda kami, dua
belas bulan tanpa terkecuali termasuk di bulan ramadhan ini. Apa yang
telah saya lakukan adalah yang kalian lakukan juga terhadap orang-orang kecil seperti kami...!

Tuan.., sadarkah Tuan akan ketidak abadian harta?

Lalu kenapakah kalian masih saja mendekap harta secara berlebih?

Tuan.., sadarkah apa yang terjadi bila Tuan dan orang-orang sekeliling
Tuan tertawa sepanjang masa dan melupakan kami yang semestinya diingat?

Bahkan, berlebihannya Tuan dan orang-orang di sekeliling Tuan bukan hanya
pada penggunaan harta, tapi juga pada dosa dan maksiat.. Tahukah Tuan akan adanya azab Tuhan yang akan menimpa?

Tuan.., jangan merasa aman lantaran kaki masih menginjak bumi. Tuan..., jangan merasa perut kan tetap kenyang lantaran masih tersimpan pangan 'tuk setahun, jangan pernah merasa matahari tidak akan pernah menyatu dengan bumi kelak...."

************ *********

Wuahh..., entahlah apa yang ada di kepala dan hati Luqman. Kalimat demi
kalimat meluncur deras dari mulut bocah kecil itu tanpa bisa dihentikan.

Dan hebatnya, semua yang disampaikan bocah tersebut adalah benar adanya!

Hal ini menambah keyakinan Luqman, bahwa bocah ini bukanlah bocah
sembarangan. Setelah berkata pedas dan tajam seperti itu, bocah itu pergi begitu saja
meninggalkan Luqman yang dibuatnya terbengong-bengong.

Di kejauhan, Luqman melihat bocah itu menghilang bak ditelan bumi.
Begitu sadar, Luqman berlari mengejar ke luar rumah hingga ke tepian jalan
raya kampung Ketapang. Ia edarkan pandangan ke seluruh sudut yang bisa
dilihatnya, tapi ia tidak menemukan bocah itu.

Ditengah deru nafasnya yang memburu, ia tanya semua orang di ujung jalan, tapi semuanya menggeleng bingung. Bahkan, orang-orang yang menunggu penasaran didepan rumahnya pun mengaku tidak melihat bocah itu keluar dari rumah Luqman!

Bocah itu benar-benar misterius! Dan sekarang ia malah menghilang!

Luqman tidak mau main-main. Segera ia putar langkah, balik ke rumah. Ia
ambil sajadah, sujud dan bersyukur. Meski peristiwa tadi irrasional, tidak masuk akal, tapi ia mau meyakini bagian yang masuk akal saja. Bahwa memang betul adanya apa yang dikatakan bocah misterius tadi. Bocah tadi memberikan pelajaran yang berharga, betapa kita sering melupakan orang yang seharusnya kita ingat.. Yaitu mereka yang tidak berpakaian, mereka yang kelaparan, dan mereka yang tidak memiliki penghidupan yang layak.

Bocah tadi juga memberikan Luqman pelajaran bahwa seharusnya mereka yang sedang berada diatas, yang sedang mendapatkan karunia Allah, jangan sekali-kali menggoda orang kecil, orang bawah, dengan berjalan
membusungkan dada dan mempertontonkan kemewahan yang berlebihan.

Marilah berpikir tentang dampak sosial yang akan terjadi bila kita terus
menjejali tontonan kemewahan, sementara yang melihatnya sedang membungkuk menahan lapar.

Luqman berterima kasih kepada Allah yang telah memberikannya hikmah yang luar biasa. Luqman tidak mau menjadi bagian yang Allah sebut mati mata hatinya.

Sekarang yang ada dipikirannya sekarang , entah mau dipercaya orang atau
tidak, ia akan mengabarkan kejadian yang dialaminya bersama bocah itu
sekaligus menjelaskan hikmah kehadiran bocah tadi kepada semua orang yang dikenalnya, kepada sebanyak-banyaknya orang.

Kejadian bersama bocah tadi begitu berharga bagi siapa saja yang
menghendaki bercahayanya hati.

Pertemuan itu menjadi pertemuan yang terakhir. Sejak itu Luqman tidak pernah lagi melihatnya, selama-lamanya. Luqman rindu kalimat-kalimat pedas dan tudingan-tudingan yang memang betul adanya.

Luqman rindu akan kehadiran anak itu agar ada seseorang yang berani menunjuk hidungnya ketika ia salah.

sumber : dari sebuah milis
Aku jadi ingat kata kata seorang yang waskita : "Sesungguhnya shalat itu sesudah salaam dan sesungguhnya puasa itu sesudah berbuka".


Cowo Emang Susah (Bener Kan?)

> Jika kita memperlakukannya dengan baik, dia pikir kita jatuh cinta padanya.
# Jika tidak, kita akan dibilang sombong.
> Jika kamu berpakaian bagus, dia pikir kamu sedang mencoba untuk menggodanya.
# Jika tidak, dia bilang kamu kampungan *EGP deh..*.
> Jika kamu berdebat dengannya, dia bilang kamu keras kepala.
# Jika kamu tetap diam, dia bilang kamu nggak punya otak *aneh*.
> Jika kamu lebih pintar dari pada dia, dia akan kehilangan muka.
# Jika dia yang lebih pintar, dia bilang dia paling hebat.
> Jika kamu tidak cinta padanya, dia akan mencoba mendapatkanmu.
# Jika kamu mencintainya, dia akan mencoba untuk meninggalkanmu.
> Jika kamu beritahu dia tentang masalahmu, dia bilang kamu menyusahkan.
# Jika tidak, dia bilang kamu tidak mempercayai mereka *loch*.
> Jika kamu cerewet pada dia, kamu dibilang seperti seorang pengasuh baginya.
# Tapi jika dia yang cerewet ke kamu, itu karena dia perhatian *:P*.
> Jika kamu langgar janji kamu, kamu tidak bisa dipercaya.
# Jika dia yang ingkari janjinya, dia melakukannya karena terpaksa *wek’s*.
> Jika kamu merokok, kamu adalah cewek liar !
# Tapi kalo dia yang merokok , dia adalah seorang gentleman, wuiihh..!
> Jika kamu menyakitinya, kamu dibilang perempuan kejam.
# Tapi jika dia yang menyakitimu, itu karena kamu terlalu sensitif dan terlalu sulit untuk dibuat bahagia! *enak aza*
> Jika kamu mengirimkan ini pada cowok-cowok, mereka pasti bersumpah kalau ini tidak benar.
# Tapi jika kamu tidak mengirimkan ini pada mereka,mereka akan bilang kamu egois *jgn mrh ya, tar cpt tua :)*



Indahnya Hidup Tanpa Merokok

Dengan kasih sayang Nya , insya Allah Tuhan mengabulkan do'a kami untuk saudara saudara ku yang tercinta yang masih susah berhenti dari merokok?
Hidup hanya sebentar, wahai saudara saudara ku, marilah kita raih hidup yang sehat-indah danbahagia tanpa merokok?
Allah Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Dia lah Allah Yang Menciptakan langit, bumi dan manusia. Dia lah Allah yang mengatur dan menjaga tubuh manusia, dan peredaran matahari dll.
Allah juga menurunkan kabar gembira dan peringatan kepada manusia, agar manusia dapat hidup sehat, bahagia, tentram,damai, harmonis, dan selamat di dunia akhirat.
Inilah peringatan2 Allah dalam Al Qur'an;
"Aku telah berikan banyak nikmat nikmat pada mu, kalau kamu pandai bersyukur dan mensyukuri segala pemberian Ku, Aku akan tambahkan lagi nikmat-nikmat (kesehatan,rezeki,kebahagian dan ketentraman dll) kepada Mu, tapi kalau kamu tidak pandai bersyukur tunggulah azab Ku yang pedih,baik didunia maupun di akhirat nanti.(Surat Ibrahim ayat 7 )"
"..berbuat kebaikan lah kamu sesama, sebagaimana Aku telah berbuat baik kepada mu, janganlah kamu berbuat merusak di muka bumi ini, sesungguhnya Aku tidak menyukai orang orang yang membuat kerusakan atau( menzolimi,menyakiti dirinya sendiri ) QS.28:77."
Keuntungaan keuntungan bagi orang orang yang berhenti dari merokok;
"dialah Allah Yang Maha Tahu, Maha Pencipta dan Maha memelihara tubuh manusia.."
1. Allah sangat menyayangi orang yang pandai mensyukuri pemberian Nya. Allah akan menambahkan nikmat nikmat kesehatan, rezeki,kebahagian, ketentraman dll kepadanya.
2. Dalam hubungan dengan manusia terutama keluarga sangat menyenangkan. Memberikan kebahagian tersendiri kepada keluarga.
3. Cel cel paru paru, kerongkongan dan mulut sangat terjaga kebersihannya dari keracunan dan kepanasan asab rokok.
4. Badan makin sehat, bergairah, mulutpun bersih, tidak berbau rokok. Teman teman berbicara pun senang.
5. Uang yang diberikan oleh Allah akan jauh lebih bermanfaat disedekahkan, dari pada membeli rokok lalu dibakar, nauzubillah..!
6. Udara atau oksigen disekeliling kita bersih, enak dan nyaman untuk bernafas. Dada merasa ringan.
7. Bukan saja mendapat kebahagian di dunia, tapi juga Allah sudah menjanjikan mendapat pahala besar yang dicatat oleh Malaikat.
8. Indahnya hidup mengikuti perintah-larangan Allah Yang menciptakan tubuh kita,.Di dunia mendapat kebahagian dan di akhirat mendapat syurga pula, dijauhi dari azap api neraka. Janji Allah tidak pernah meleset.

Kerugian kerugian bagi orang yang merokok
Dialah Allah yang telah memberi peringatan2, tapi manusia lalai. marilah kita renungkan sejenak..!
1.Allah tidak sayang dan tidak menyukai orang yang merokok (QS.28:77) kenapa..?
2.Karena merokok dapat merusak cel cel paru paru,kerongkongan, mulut dan gigi. Semua ciptaan Allah yang sempuran,indah dan perlu dijaga baik.(sesungguhnya cel2 itu menjerit jerit kesakitan,..karena keracunan rokok yang panas, sayang kita tidak mendengar jeritan itu?)
3.Allah juga tidakmenyukai perbuatan yang mubazir. Merokok berarti membakar uang, tidak bermanfaat. Uang adalah karunia Tuhan.
4.Dalam hubungan dengan manusia, keluarga selalu merasa kewatir akan kesehatan suaminya
5.Makanan yang dihidang kurang merasa lezat, karena cel cel rasa dilidah sudah terganggu..!
6.Mengotori udara sekeliling, kesenangan orang terganggu, dan bahkan dapat menambah
penderitaan bagi orang orang yang berpenyakit paru paru. Artinya menzolimi,..atau menyakiti orang lain,..!
7.Ikut memperbesar perusahaan rokok yang jelas jelas merusak / merugikan kesehatan masyarakat banyak. Para ahli kesehatan dunia sudah menyatakan bahwa racun rokok merusak cel2 paru2,kerongkongan dan mulut manusia.
8.Nikmat merokok adalah tipu daya setan, yang nikmatnya sebentara, tapi akan menderita lebih lama. Yang menderita bukan diri sendiri saja, tapi keluarga tercinta ikut menderita pula?! Marilah kita renungkan,..wahai saudara2 ku..! Indah hidup tanpa merokok.
Orang yang pandai mensyukuri pemberian Tuhan, hidupnya sangat sehat , bahagia, bermanfaat lagi produktif.Kenapa..? karena Allah menyayanginya, dan keluargapun menyayangi pula. Akhirnya kesuksesan dan kebahagian hidup yang akan diraihnya?
Lalu bagaimana dengan orang2 yang tidak pandai mensyukuri pemberian Tuhan,(paru2) dan kesehatan..? Allah akan memberikan azab yang pedih didunia ini yaitu penderitaan sakit paru2 yang lama, dan bahkan mendapat penyakit kanker paru2 dll.
Akhirnya sakit, uang habis untukberobat, keluarga ikut menderita pula, semua makanan yang enak sudah tidak dapat dinikmati lagi. Apalah artinya hidup ini,..wahai saudara ku sayang,..!! Setiap pekerjaan yang merusak ciptaan Tuhan adalah tipu daya setan belaka. Setan adalah musuh utama manusia yang mengajak kepada kesensaraan hidupsaja. Maka berhati hatilah pada ajakan setan. Marilah kita mulai sekarang untuk menciptakan cel cel paru paru kita yang cantik dan indah dengan berhenti dari merokok. Allah Maha sayang dan Maha Tahu segala galanya. Semua adalah milik Allah dan akan kembali kepada Allah.
Kita akan mempertanggungjawabkan setiap perbuatan kita selama ini dan setiap pemberian pemberian yang kita terima selama hidup .**
....memang berat berhenti dari merokok, tapi indah dan bahagianya hidup tanpa merokok?!! Semoga bemanfa'at.


LEBIH HEBAT DARI BERZINA

Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam duka cita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya. Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang tengah meruyak hidupnya. Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s.

Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam "Silakan masuk". Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai tatkala ia berkata, "Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya, Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya." "Apakah dosamu wahai wanita ayu?" tanya Nabi Musa as terkejut. "Saya takut mengatakannya." jawab wanita cantik. "Katakanlah jangan ragu-ragu!" desak Nabi Musa. Maka perempuan itupun terpatah bercerita, "Saya ......telah berzina." Kepala Nabi Musa terangkat, hatinya tersentak.

Perempuan itu meneruskan, "Dari perzinaan itu saya pun......lantas hamil. Setelah anak itu lahir, langsung saya....... cekik lehernya sampai......tewas", ucap wanita itu seraya menagis sejadi-jadinya. Nabi musaberapi-api matanya. Dengan muka berang ia menghardik," Perempuan bejad, enyah kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku karena perbuatanmu. Pergi!"...teriak Nabi Musa sambil memalingkan mata karena jijik.

Perempuan berewajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu, hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk ke luar dari dalam rumah Nabi Musa. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu mau di bawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya? Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya. Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, "Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertobat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?" Nabi Musa terperanjat. "Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?" Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril.

"Betulkah ada dosa yang lebih besar dari pada perempuan yang nista itu?" "Ada!" jawab Jibril dengan tegas. "Dosa apakah itu?" tanya Musa kian penasaran. "Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina".

Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut.

Nabi Musa menyadari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Berarti ia seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah hamba-Nya. Sedang orang yang bertobat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman didadanya dan yakin bahwa Allah itu berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mau menerima kedatangannya.

Dikutip dari buku 30 kisah teladan - KH > Abdurrahman Arroisy) Dalam hadist Nabi SAW disebutkan : Orang yang meninggalkan sholat lebih besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Al-Qur'an, membunuh 70 nabi dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka'bah.

Dalam hadist yang lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan sholat sehingga terlewat waktu, kemudian ia mengqadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 hari, sedangkan satu hari di akherat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia.

Demikianlah kisah Nabi Musa dan wanita pezina dan dua hadist Nabi, mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi kita dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban sholat dengan istiqomah.

Tolong sebarkan kepada saudara-saudara kita yang belum mengetahui.
(Sumber: www.dudung.net)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar